| Tersedianya: | |
|---|---|
|
Ekspor PDF |
|
Desain jalan setapak yang diterapkan tergantung pada posisi pemasangan.
·Posisi pemasangan yang berbeda dibagi menjadi kelompok bernomor 1 sampai 2.
·Gambar 1 menentukan posisi pemasangan kelompok tersebut pada jalur kereta api.
·Jalan setapak memiliki sistem penguncian dan unit retraksi yang dapat digeser/digeser.
Metode instalasi Grup 1 berlaku untuk skenario tanpa terowongan angin.
Pemasangan ini tidak terpengaruh oleh hembusan angin dan hembusan angin akibat lewatnya kereta api.
Metode pemasangan Grup 2 berlaku untuk skenario dengan terowongan angin.
Pemasangan ini akan disesuaikan dengan tingkat ventilasi (wind pass) sebesar 30%, 20%, dan 10% berdasarkan kebutuhan setempat mengenai tingkat kekuatan angin di lingkungan angin di wilayah yang berbeda.
Kelas pemuatan jalan setapak dapat dirancang untuk A15、A50、B125(EN124-2015).
Tahan api, antistatik, kekuatan tinggi
Tidak berkarat, tidak berubah warna, anti Penuaan
Konstruksi dan pemeliharaan yang nyaman
Kabel dapat dikontrol dan dikomunikasikan sesuai dengan daya listrik
Peletakan komunikasi berlapis, anti-kopling
Senyawa cetakan lembaran SMC tekan suhu tinggi
Ketahanan asam dan alkali, ketahanan korosi
Indeks Kinerja Avatar SMC
Pola anti selip
Penutup avatar dari penutup akses komposit mencapai Nilai Ketahanan Selip yang terdepan di pasar sebesar 89
Tabel di bawah ini dikembangkan dari data yang dikumpulkan oleh Kabupaten
Surveyor Society dan mengilustrasikan parameter yang dapat diterima ketika diuji menggunakan Uji Pendulum TRRL secara umum sesuai dengan BS667:part 1:1986
Pengujian ini memberikan nilai ketahanan slip (SRV) untuk setiap permukaan yang diuji. Semakin tinggi nilainya, semakin besar pula ketahanan slip.
Nilai Pengulum TRRL |
Kondisi Permukaan |
19 ke bawah |
Berbahaya |
20-39 |
Marjinal |
40-74 |
Memuaskan |
Seekor merpati75 |
Luar biasa |
Tes ketahanan UV
Tabel 3-1 Kondisi Pengujian Ultravioler Sumber Standar Durasi Paparan ASTM G154
Tabel 3-1 Kondisi Uji Ultraviolet
Standar |
Sumber |
Duratlon Eksposur |
ASTM G154a (Siklus 1) |
UVA:340nm |
2,160 jam |
ASTM G154b (Siklus 1) |
Busur Xenon: 340nm |
1.000 jam |
ASTM G154(Siklus 3)c |
UVB: Tipe313 |
2,160 jam |
Ringkasan hasil |
||
Kekuatan Lentur Rata-rata Sebelum penuaan UV (MPa) |
Kekuatan Lentur Rata-rata Setelah penuaan UV (MPa) |
Kuat Lentur Rata-rata akibat Penuaan UV (%) (MPa) |
910 |
820 |
10 |
Hilangnya kekuatan lentur diukur sekitar 10%

tahan apiKelas
Tingkat tahan api adalah FV0, (bahan non-logam tingkat tertinggi), dan tingkat emisi asap adalah 15 ketika dibakar pada suhu tinggi. Asapnya tidak beracun, dan tingkat toksisitasnya adalah ZA1, yang dianggap aman pada tingkat pertama.

Badan Pengujian Pihak Ketiga Kami: LLOYDS BRITISH, ICAS, SGS
Tingkat ventilasi |
Berat (kg)/ M2 |
Memuat (kN) |
|
PCB1601 |
30% |
15 |
15 |
PCB1602 |
30% |
20 |
50 |
PCB1603 |
30% |
35 |
125 |
PCB1604 |
20% |
18 |
15 |
PCB1605 |
20% |
27 |
50 |
PCB1606 |
20% |
40 |
125 |
PCB1607 |
10% |
20 |
15 |
PCB1608 |
10% |
18 |
50 |
PCB1609 |
10% |
45 |
125 |
Keunggulan kinerja |
Jalan SMC |
Beton bertulang PedestianJalan |
DKehidupan pelayanan desain |
>50 tahun |
|
Kinerja api |
Tingkat A2, tidak mudah terbakar |
A1leve, Meledak dalam suhu tinggi |
Beban struktural |
Kekuatan struktural produk yang tinggi |
Penuangan di lokasi, produk berkekuatan rendah, tebal dan berat |
Cketahanan terhadap korosi |
Ketahanan asam dan alkali, ketahanan korosi yang kuat |
Mudah korosi |
PBerat platform |
<15kg/m2 |
0,160kg/m2 |
F abrikasi dan instalasi |
Produksi pabrik, kemampuan pemotongan di tempat, dan instalasi yang nyaman |
Konstruksi rumit, kotor dan tidak teratur |
Periode konstruksi |
Masa konstruksi yang singkat |
Masa konstruksi yang lama |
Keterikatan biologis |
Tidak ada keterikatan biologis |
Pembiakan lumut |
Efek anti selip |
Pola anti selip permukaan |
Permukaan halus dengan ketahanan slip yang buruk |
Peningkatan ekspansi dan kontraksi |
Dilengkapi dengan perangkat pengunci dan perangkat teleskopik |
Sulit untuk menangani panjang dan ukuran |
